
Foto bersama pimpinan, orang tua, dan para lulusan wisudawan terbaik tiap fakultas Unsulbar: Foto: Unsulbar News/Nurzahira
Jurnalis: Nurliana
Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda kelulusan mahasiswa, Sabtu (01/08/2026).
Pada momentum ini, pihak universitas mengumumkan sembilan nama wisudawan terbaik tingkat universitas.
Pengumuman deretan nama mahasiswa berprestasi ini dibacakan langsung di ruang senat wisuda. Hal yang istimewa pada periode wisuda kali ini adalah kehadiran lulusan dari Program Profesi Ners yang juga ditetapkan sebagai lulusan terbaik dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna.
Berikut adalah nama-nama wisudawan yang berhasil meraih gelar lulusan terbaik dari masing-masing fakultas dan program profesi:
Dari Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut), ada Gusrianti, S.P. dengan IPK 3,95. Judul skripsi yang diambil adalah Kajian Willingness to Pay Sayuran Organik oleh Konsumen di Kabupaten Majene sebagai Upaya Penguatan UMKM dan Pengembangan Pertanian Organik.
Dari Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) program sarjana, ada Dea Anggriani, S.Kep. dengan IPK 3,99. Judul skripsinya yaitu Efektivitas Terapi Musik Tradisional Sayang-Sayang Mandar terhadap Tingkat Ansietas Lansia di Kelurahan Tande Kabupaten Majene.
Selanjutnya dari Fakultas Ekonomi (Fekon), ada Septian Nur Pratiwi, S.M. dengan raihan IPK 3,99. Judul skripsinya adalah Pengaruh Kemampuan Komunikasi dan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan Sales pada PT Wira Eka Persadatama Cabang Parepare.
Dari Fakultas Teknik (FT), terpilih Muh. Altaf Najillah Aco, S.Kom. dengan IPK 3,98. Ia mengangkat skripsi berjudul Implementasi Sistem Multiplatform dan REST API dalam Efisiensi Porsi Makan Bergizi Gratis Menggunakan Metode Moving Average.
Berikutnya ada Sitti Haisyura, S.Stat. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dengan IPK 3,92. Judul skripsi yang disusunnya adalah Penerapan Structural Equation Modeling Estimasi Unweighted Least Squares untuk Menganalisis Perilaku Prokrastinasi Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat.
Lalu ada Mus Muliadi Amidin, S.IP. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisiphum). Ia lulus dengan IPK 3,93 membawa skripsi berjudul Peran National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia dalam Menangkap Tersangka Red Notice di Kawasan Asia Tenggara.
Dari Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan), ada Ritwan Yusreni, S.Pi. dengan IPK 3,89. Judul skripsi yang diteliti adalah Analisis Pola Terjerat Ikan Terbang (Exocoetidae) pada Jaring Insang Hanyut dengan Variasi Shortening yang Berbeda di Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana Kabupaten Majene.
Dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), ada Mutmainnah Badu, S.Pd. dengan IPK 3,99. Skripsinya berjudul Pengembangan E-Modul Praktikum Berbasis Model Guided Discovery Learning Berbantuan Phyphox App untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Terintegrasi.
Terakhir dan yang menjadi sorotan istimewa, dari Program Profesi Ners (Fikes Ners), ada Nuramika Taslim, S.Kep., Ns. yang berhasil mencetak IPK sempurna 4,00. Berbeda dengan sarjana yang menyusun skripsi, ia menyusun Karya Ilmiah Akhir (KIA) Ners dengan judul Penerapan Teknik Relaksasi Benson terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Chronic Kidney Disease di Ruangan Hemodialisa RSUD Labuang Baji.

