Teliti Dampak Pengolahan Migas, Dosen dan Mahasiswa Fapetkan dapat Dukungan Kadis Perikanan Sulbar

Gambar: Dosen Fapetkan, Dedy Putra Wahyudi SPi M Si (kanan), Kadis Perikanan Sulbar, Parman Parakassi (tengah) dan Andi Riqiq Ridwan Saleh (kiri) saat sesi foto bersama disela kunjungan

Jurnalis : Citra Indah Pratiwi
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Dosen dan Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) melakukan kunjungan ke Kabupaten Mamuju guna menggali informasi terkait potensi atau permasalahan terkait pengelolaan migas pada sektor perikanan.

Dosen Fapetkan, Dedy Putra Wahyudi SPi M Si mengatakan pada Jumat (9/8/2019) lalu bersama dengan Ketua Demisioner Himapri Unsulbar, Andi Riqiq Ridwan Saleh melakukan audiensi dengan Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Parman Parakassi.

Pada pertemuan tersebut membahas beberapa hal terkait penelitian dosen terkait dampak pengelolaan migas terhadap sektor perikanan tangkap di Provinsi Sulbar. Pada kesempatan tersebut kata Dedy, Kadis Perikanan Sulbar banyak memberikan informasi maupun data penunjang guna kelancaran jalannya penelitian yang di sponsori oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti.

Selain agenda tersebut ikut dibahas pula terkait pengembangan kapastitas mahasiswa khususnya Fapetkan, melalui Unit kegiatan Khusus Sandeq Diving Club sebagai satu-satunya Unit selam di Kabupaten Majene, dan Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) dimana Unsulbar sebagai tuan rumah.

Menurut Riqiq, Kadis Perikanan Sulbar sangat antusias terkait pelaksanaan kegiatan mahasiswa.

“Setelah kami jelaskan seluruh rangkaian kegitan yang akan kami lakukan, support dan dukungan langsung diberikan oleh kadis,” ujarnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok