Aliansi Pergerakan Perempuan Majene Suarakan Aspirasi

Gambar : Suasana aksi Aliansi Pergerakan Perempuan Majene (APPM)

Penulis : Sabria
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Sejak pukul 13:31 WITA, massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Perempuan Majene (APPM) mulai berdatangan dan berkumpul di Bundaran Kota, Senin (03/02).

Massa yang berangkat dari gedung rektorat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) tiba di bundaran dengan poster bertuliskan komentar dan aspirasi terhadap kekerasan anak dan perempuan. Juga mengajukan enam tuntutan, dua diantaranya ialah Usut Tuntas Kekerasan Seksual dan Mendesak mengenai pengesahan Rancanga Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Tuntutan tersebut diorasikan langsung oleh beberapa Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam Aliansi, yaitu Rakyat kuasa, LMND, Senat Bangsa, GMNI, GMKI, IMM, KOHATI Cab.Majene, dan LSUP.

Ditemui langsung di lokasi, salah satu peserta aksi, Urfiah, mengatakan tujuan mereka terjun langsung ke lapangan untuk menyuarakan hak perempuan.

“Kami ingin mewakili semua perempuan dengan menyuarakan hak kami dan menegaskan kepada publik bahwasanya wanita darurat kekerasan dan juga setelah aksi ini harapan kita kedepannya masih sama dengan sekarang, untuk menyusut tuntas tentang kekerasan terhadap perempuan dan terpenting adalah pengesahan RUU PKS,” ujar mahasiswa Unsulbar itu.

Aksi ini di dasari juga karena belum lama ini di Sulawesi Barat terjadi kekerasan seksual anak usia 11 tahun oleh pelaku yang berumur 57 tahun di Kabupaten Pasangkayu, kasus pelecehan seksual oleh oknum guru terhadap 15 siswa di Kecamatan Kalukku.

Kasus pembunuhan istri oleh suaminya sendiri di Kabupaten Polman, dan kasus pemerkosaan anak SMP oleh ayah dan saudara kandungnya sendiri serta sepupu satu kali korban di Kabupaten Mamasa. Hal tersebut menambah catatan kelam kekerasan terhadap perempuan.

Dari pantauan Unsulbar News, beberapa polisi ikut mengawal massa agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar dan tentunya tidak menimbulkan kemacetan. Selain di bundaran kota, massa juga melakukan aksi di gedung DPRD Majene.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok