Dari AC hingga Toilet, Mahasiswa dan Dosen Keluhkan Fasilitas Kampus yang Tak Terawat

Tampak kondisi fasilitas ruangan di Gedung Kembar Unsulbar akibat tidak dirawat dengan baik. Foto: Unsulbar News/Putri Aulia Salsabila

Penulis: Putri Aulia Salsabila

Unsulbar News, Majene Gedung Kembar (A dan B) saat ini banyak dikeluhkan masyarakat kampus akibat fasilitasnya yang dinilai tidak berfungsi dengan baik.

Dari fasilitas AC yang kebanyakan sudah rusak, sampah yang berserakan di mana-mana, toilet yang tidak berfungsi dengan optimal, langit-langit ruangan yang bocor, hingga ruang kelasnya yang semakin sempit semuanya menjadi bahan pembicaraan yang sangat meresahkan.

Hal tersebut terbukti dengan hasil pantauan langsung tim Unsulbar News yang mendata fasilitas gedung A dan B, Kamis (21/11/2024).

Dari hasil pendataan, tercatat dari sekitar 80 unit AC hanya 21 di antaranya yang berfungsi dengan baik. Hal ini berarti lebih dari 70% ruangan perkuliahan tidak dilengkapi pendingin ruangan yang memadai.

Selain itu, ada 12 total toilet yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya serta 10 tempat sampah ditemukan dalam kondisi berserakan. Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan mahasiswa dalam belajar dan memberikan citra negatif bagi kampus.

Baca juga: Gedung Perkuliahan Alami Kerusakan, Mahasiswa Unsulbar Tuntut Renovasi Kampus

Salah satu mahasiswa Unsulbar, Raniyah (Hukum 2022) mengungkapkan keresahannya mengenai hal ini.

“AC di kampus tidak berfungsi layaknya pajangan saja itu, terus toiletnya kotor sekali tidak ada air, sampah di kampus berserakan di mana-mana,” keluh Raniyah.

Dirinya berharap, pihak kampus memiliki perhatian khusus untuk menangani masalah tersebut. Tak lupa juga ia menghimbau mahasiswa lain agar memiliki rasa tanggung jawab yang sama untuk merawat fasilitas yang ada.

“Sudah tau fasilitas kampus begini, ya setidaknya kita ada upaya untuk tidak tambah merusak begitu,” pesan Raniyah bersungguh-sungguh.

Selain mahasiswa, para dosen pun sering mengeluhkan hal yang sama, salah satunya dosen program studi Kehutanan Andi Mawaddah Zakiyah, S. Hut, M. Hut.

Dalam wawancara bersama kru Unsulbar News, ia membeberkan culture shock yang ia alami selama berada di Unsulbar.

“Saya ini kan dari Makassar yah, cukup sangat berbeda sih dari segi fasilitas terutama di ruang kelas seperti pendingin ruangan, proyektor yang stand by dalam kelas,” ungkap dosen baru tersebut.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kebersihan fasilitas kampus yang kurang diperhatikan.

“Mungkin karena masih kurang kerja sama (dengan) mitra, dan toilet pun juga begitu (tidak terawat),” tutur Mawaddah.

Ia pun berharap agar sekiranya ada atensi dari pihak kampus untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga masyarakat kampus dapat menikmati fasilitas yang ada dengan aman dan nyaman.

Editor: Marselino Geradus

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok