Sampah Berserakan Warnai Momen Wisuda Unsulbar, Kesadaran Pengunjung Dipertanyakan

Sampah yang berserakan di Gedung A UNsulbar. Sumber foto: Unsulbar News/Nur Arifah

Jurnalis: Nur Arifah

Unsulbar News, Majene — Momentum sakral Wisuda ke-18 Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pada Sabtu (14/06/2025) ternoda oleh pemandangan yang memprihatinkan: sampah berserakan di berbagai sudut kampus.

Ribuan pengunjung yang memadati area wisuda membawa serta suka cita — sekaligus meninggalkan jejak sampah yang merusak estetika perayaan.

Wisuda yang digelar dalam dua sesi tersebut dihadiri oleh mahasiswa, keluarga, pedagang, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah.

Sayangnya, antusiasme tinggi ini tidak seiring dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Limbah plastik, botol air mineral, kemasan makanan, dan minuman terlihat tercecer, bahkan di sekitar Gedung A, titik utama pelaksanaan acara.

Pihak kampus sebenarnya telah menyediakan fasilitas kebersihan, seperti tempat sampah berukuran besar di beberapa titik strategis.

Namun, fasilitas tersebut tampaknya belum dimanfaatkan secara optimal oleh pengunjung.

Baca Juga: Akses Jalan ke Unsulbar Dikeluhkan Keluarga Wisudawan, Rektor: Sudah Diajukan ke Pemda Majene

Ningsih, salah satu tamu yang hadir mendampingi kerabatnya, menyayangkan kondisi yang terjadi.

“Sebenarnya, kampus sudah menyediakan tong sampah dan papan peringatan, tapi yang datang bukan hanya mahasiswa. Banyak juga anak-anak dan masyarakat umum yang mungkin belum paham aturan kampus,” ujarnya.

Ia menilai perlunya pengawasan ketat dari pihak keamanan maupun panitia selama pelaksanaan acara besar seperti wisuda.

“Kalau hanya berharap mereka membaca papan larangan, jelas kurang efektif. Apalagi anak-anak, mereka belum tentu memperhatikan. Jadi memang perlu pengawasan langsung,” tambahnya.

Kondisi ini menuai keprihatinan dari berbagai kalangan, terutama sivitas akademika yang menilai bahwa momen seistimewa wisuda seharusnya menjadi kenangan indah, bukan justru meninggalkan kesan negatif akibat perilaku yang tidak bertanggung jawab.

Diharapkan ke depan, Unsulbar dan seluruh pihak yang terlibat dapat meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan kampus.

Perayaan tak seharusnya meninggalkan kerusakan, tapi menjadi cerminan budaya akademik yang beradab.

Editor: Nurul Inzana Filail

Nurul Inzana Filail

Just call me Iyun. Meet me on Instagram @iyunniee_

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok