
Jurnalis: Marselino Geradus
Unsulbar News, Majene – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Majene sukses menggelar peresmian Gedung Student Center yang dirangkaikan dengan perayaan Dies Natalis ke-IV, Sabtu (12/7/2025).
Berlangsung di Bukit Parang-parang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, acara ini menjadi momentum bersejarah bagi GMKI Cabang Majene dalam memperkuat eksistensinya sebagai organisasi kader, pelayanan, dan kesaksian di wilayah Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Majene.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Prima Surbakti mengungkapkan bahwa pergerakan GMKI ke depan harus adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pelayanan dan pengorganisasian yang lebih modern.
“GMKI harus relevan terhadap perubahan zaman. Ekosistem kita yang masih konvensional harus diubah menyesuaikan ekosistem digital yang ada sekarang,” ujar Prima penuh semangat.
Suasana peresmian berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur atas pencapaian GMKI Cabang Majene selama empat tahun terakhir, tetapi juga menjadi tonggak baru dalam membangun pusat kaderisasi yang mandiri dan visioner.
Dalam sambutan yang lain, Charles Wiseman, SH selaku senior GMKI kembali menegaskan bahwa gedung Student Center (SC) ini tidak terbatas pada kegiatan internal GMKI saja, namun dapat juga digunakan oleh berbagai organisasi maupun komunitas yang ingin melaksanakan suatu kegiatan.
“Organisasi manapun bisa memakai gedung ini untuk berkegiatan, namun tentunya harus seizin GMKI,” ungkap Charles di hadapan seluruh hadirin.
Baca Juga: GMKI Majene Luncurkan LTC Pertama, Sajikan 7 Materi Kaderisasi dengan Pemateri-pemateri Hebat
Dengan demikian, gedung ini ke depannya bukan hanya difungsikan sebagai tempat pengembangan potensi kader, namun dapat juga menjadi pusat diskusi lintas sektor, serta ruang pelayanan sosial kemasyarakatan yang terbuka untuk berbagai elemen masyarakat.
Dalam wawancara singkat di akhir kegiatan, Ketua Cabang (Kecab) GMKI Majene, Oktovianus D turut memberi tanggapan atas keberhasilan acara peresmian ini. Ia berharap, gedung ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai pusat pendidikan dan kaderisasi demi peningkatan kualitas kader yang lebih unggul dan berdaya saing.
“Semoga gedung ini dapat difungsikan sebaik-baiknya dan sebagaimana mestinya,” tutur Okto kepada Unsulbar News.
Melalui momentum Dies Natalis ke-IV, Kecab juga berharap GMKI Cabang Majene dapat terus menjadi mitra kritis dan solutif dalam pembangunan daerah, khususnya dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas.
Apresiasi Pemerintah untuk GMKI Majene
Dalam acara ini turut hadir pula perwakilan pemerintah kecamatan setempat. Melihat bagaimana moto dan prinsip yang dipegang GMKI, Irfan dalam sambutannya turut mengapresiasi GMKI Majene yang selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Ini sangat sejalan dengan visi misi bapak bupati saat ini, yaitu untuk mewujudkan Majene yang unggul, mandiri, dan religius. Religius di sini artinya saling menghargai antar umat beragama dan memberikan kebebasan kepada masing-masing pihak untuk berkarya dalam kegiatan kemanusiaan,” tutur Irfan.
Lebih lanjut Irfan mengungkapkan, tri panji GMKI menjadi sorotan utama yang menarik perhatiannya. Ia mengaku, kata “tinggi iman, tinggi ilmu, tinggi pengabdian” dalam tri panji GMKI benar-benar mencerminkan karakter yang seharusnya dimiliki setiap orang yang cinta tanah air.
Untuk melakukan pengabdian kepada bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Majene, kata dia bukan semata-mata hanya dengan ilmu (skill) yang dimiliki, tapi harus dibarengi dengan nilai-nilai religi agar pengabdian yang dilakukan benar-benar tulus dari hati, tanpa membeda-bedakan.
Selain ketua umum, acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dan tamu undangan, antara lain Pendeta GPIB Immanuel Majene, perwakilan pemerintah Kecamatan Banggae Timur, Kodim 1401 Majene, DPD GAMKI Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
Lalu ada juga BPC se-Wilayah VIII GMKI, Ketua PCPS GMKI Mamasa, BPN Kanwil Sulbar, para senior dan donatur GMKI, serta perwakilan dari berbagai denominasi gereja di Majene.
Pantauan Unsulbar News, total hadirin dalam kegiatan ini sekitar 120 orang yang terdiri dari para kader GMKI Majene dan tamu undangan.

